Difficult Love

 

POSTER DIFFICULT LOVE 

LEMBAGA SENSOR FANFICTION

Menyatakan

“Difficult Love”

0711/FF/W/Wordpress/27.12.2013


“DIFFICULT LOVE

|A story By Windy fitri|

 |Main Cast |

Im Yoona|Choi siwon|Xi luhan

And others..

|1/2|

Aku tau cinta seperti ini salah, tapi percayalah aku memang telah lebih mencintainya terlebih aku mencintainya, aku memang wanita bodoh.tergoda oleh cinta lainya.

Cinta datang karena terbiasa, begitu pula dengan ku yang terbiasa akan kehadirannya, cinta datang tanpa permisi, seperti dia yang selalu ada disaat ku Merasa sepi.

Dulu Aku memang selalu disakiti tapi mungkinkah kini aku yang menyakiti? Terhimpit diantara dua cinta dalam satu hati, yang membuat ku goyah akan satu cinta sejati.

Ketika ku berfikir “ inikah takdirku” merasakan kebimbangan yang sulit untuk dipikirkan, merasakan kepiluan yang kini kurasakan.

Aku seakan sedang bermain di sebuah drama, memainkan peran ganda yang sulit untuk di artikan.

                     Ku akui Aku mencintainya tetapi percayalah ku lebih mencintai dirinya ..


Gadis itu berjalan sedikit tergesa gesa di sebuah lorong kampus, sesekali ia melihat jam tangan yang melingkar indah di tangannya _Im YoonA_  gadis itu merutuki dirinya sendiri “astaga semoga aku tidak  terlambat” runtuknya di sepanjang jalan dan terus berjalan dengan tergesa gesa.

BRUGGGKKKK…

Seseorang tak sengaja menabrak tubuh rampingnya ketika ia akan berbelok, kini Yoona gadis itu tersungkur di lantai dengan buku yang berserakan, gadis itu meringis “awww…”

“Nona tidak apa apa ??” pria itu bangkit dan mengulurkan tangannya, dan Yoona pun menerima uluran tangan seorang pria yang ada di hadapannya, pria itu memakai seragam SMA yang membuat gadis bermarga Im itu merenyitkan dahinya, heran.

“Gwenchana, (memperhatikan dari atas kebawah), sepertinya kau bukan mahasiswa disini, kau seorang pelajar, lalu sedang apa kau disini ?”

Merasa dirinya sedang menjadi sebuah pertanyaan,pria itu pun menjelaskan mengapa seorang pelajar SMA berada di lingkungan kampus di siang hari.

“ah nde, noona sekali lagi maafkan aku, aku sedang mencari sepupuku, dia memintaku untuk mengantarkan ini (memperlihatkan sebuah buku)”

“eo (mengangguk), Ommona buku ku,” gadis itu pun berjongkok, merapihkan buku buku yang kini berserakan di lantai.

“biar aku bantu “ pria itu pun berjongkok, mengesampingkan tas nya dan meraih buku-buku tersebut.

“ ini (menyerahkan buku), maaf  tadi aku kebingungan jadi aku tidak terlalu memperhatikan jalan. sekali lagi, maafkan aku noona “ pria itu membungkukan kepalanya berkali-kali .

“Tidak apa-apa, maaf aku sedang terburu-buru” dengan cepat gadis itu pergi melangkah meninggalkan pria yang masih mematung, memperhatikannya dari kejauhan

 “ Noona yang sangat cantik” desis nya diiringi dengan senyum simpul di kedua sudut bibirnya

                                                                            ++

Mata kuliah  hari ini benar-benar sudah selesai, gadis itu pun merapikan bukunya dan bergegas pergi, tapi tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan ada sebuah pesan masuk .

From: simba

 Aku memiliki sebuah kejutan untukmu, aku menunggu mu di sekitar sungai han atau lebih tepatnya di  taman Han-gang park sekarang. Cepatlah sedikit gadis manisku, aku merindukanmu.

<Reply>

From: Deer

Baiklah pria tampanku, hmm kejutan apa yang akan kau berikan padaku? apa? kau merindukanku? Tapi sayangnya aku tidak merindukanmu tuan Presdir Choi. Hahaha

Gadis itu tersenyum geli membaca pesan dari kekasihnya, Ia menjadi seakan tak menyadari bahwa seseorang sedang memperhatikannya dari arah pintu.

<Reply>

From:  Simba

Cepatlah kemari aku benar-benar merindukanmu, dan aku ingin memelukmu sekarang juga!

<Reply>

From :  Deer

Baiklah aku akan segera kesana, tapi aku tak jamin kalau aku merindukanmu hahahaha :p

<Reply>

From : simba

Hahaha awas kau ya…

Yoona kembali tersenyum, Ia pun mulai bangkit dari tempat duduknya, dan pria itupun seakan menyadari gerak-gerik Yoona, Ia pun bersembunyi di balik tembok dan ketika Yoona melewatinya, Ia seakan tak menyadari apapun.

Sosok pria itu memandang Yoona dari kejauhan, tersenyum kembali memandang gadis itu, dan mulai melangkah pergi.

Seorang pria tinggi dengan stelan kemeja putih yang di balut dengan sebuah dasi dan tukxedo hitam tampak sedang menunggu seseorang, sesekali Ia melirik jam yang melingkar di tangan kekarnya

“hufttttt (menghela nafas) Aisssshhhhh gadis itu lama sekali “ rutuknya dalam hati, pria itu Choi Siwon mengambil beberapa batu dan Ia lemparkan ke arah sungai Han,dan batu itu pun melesat indah menuju permukaan air.

“lama menunggu ..?”

Siwon menegenali suara itu, dengan senyum yang terukir manis di ujung bibirnya, Ia pun berjalan menghampiri sang kekasih  _Yoona_

“ Maaf, aku terlambat..” Yoona pun memeluk sang kekasihnya erat, dan Siwon pun membalas pelukan kekasihnya itu.

“kau membuatku terlalu lama merindukanmu.“

Yoona pun melepaskan pelukanya, dan menatap wajah siwon,kini tatapannya seakan berubah menjadi serius.

“ oia kejutan apa yang akan kau berikan padaku Tuan cho? “

“kau ingin tau? Hmmm baiklah tutup matamu Nona! “

“ Choi siwon aku benar benar suudah tak sabar, cepat beritahu aku!” yoona merengek, menarik-narik jas kekasihnya itu, benar benar seperti anak kecil dan siiwon sekali lagi tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu

“ Tutup mata  mu maka kau akan mengetahui itu Nyonya Choi! “ menyerah. gadis itupun menyerah, kini perlahan Ia mulai menutup matanya, Choi siwon pun kini terdiam memperhatikan setiap inci wajah kekasihnya. –cantik

“yak mana kejutanya, lama sekali. “ siwon pun seakan tersadar dari lamunannya.

“ baiklah baiklah tunggu sebentar, “

Siwon pun meraih sesuatu di balik punggungnya, sebuah gulungan kertas yang diikat oleh sebuah pita merah.

“sekarang buka mata mu!“ Yoona pun membuka matanya, Ia melihat sebuah gulungan kertas yang diikat dengan sebuah pita,” apa ini ?” Tanya yoona

“ buka saja!” dengan penasaran ia pun bergegas meraihnya dan membukanya  perlahan-lahan, Yoona pun membulatkan mulutnya menjadi berbentuk  O,

 GAMBAR 1

Yoona seakan terkesiap, dibukanya, Ia menutup mulutnya, dan memandang tak percaya pada kekasihnya. Sebuah lukisan seorang wanita. Yang sedang tersenyum bahagia.

“apa kau yang membuatnya?” Tanya Yoona yang masih seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini. Siwon pun mengangguk sebagai jawaban .

Terharu. Itu yang di rasakan gadis itu, Yoona pun menghambur memeluk sang kekasih, merasakan kebahagiaan yang kini Ia rasakan.

“ gomawo siwon-ssi Saranghaeyo Jongmal saranghaeyo  Choi Siwon.”

 

-aku ingin terus bersamamu, karna aku benar-benar mencintaimu-

Yoona tengah fokus mencari sebuah buku yang berderet rapi di sebuah rak, matanya memperhatikan setiap inci judul buku yang dilihatnya, dan Ia pun tersenyum ketika mendapati buku yang Ia cari kini ada di hadapanya, dan dengan bergegas Ia pun meraih buku tersebut, dan tunggu…………..

Ternyata tak hanya dia menginginkan buku itu, seseorang juga tengah menginginkanya,keduanya memegang 1 buku secara bersamaan, dan seketika itu juga keduanya menoleh satu sama lain. kedua mata mereka bertemu. Dan saling memandang satu sama lain.

“Kau …..” kata-kata Yoona menggantung, ia seakan mengenali pria imut yang kini ada di hadapanya, dan Ia pun mengingat-ingat kembali, ia seakan pernah bertemu dengan pria ini, tapi  dimana? oh tuhan sepertinya penyakit -lupanya- mulai kumat. Tapi tunggu sepertinya ia mengingat sesuatu

“ah ye, kau bukankah pelajar SMA yang kemarin siang kan?” Tanya Yoona

“senang bisa bertemu kembali, perkenalkan, aku Luhan. aku salah satu pelajar di SMA Seni Jeonju, maaf kemarin aku telah menabrak Noona “ pria itu menundukan kepalanya dan tersenyum menatap gadis cantik yang ada di hadapanya -Yoona-

“tidak perlu untuk di pikirkan, aku Yoona, senang bisa berkenalan denganmu Luhan-ssi, tunggu kau bersekolah di SMA seni jeonju?”

“nde, wae Nona? “

a-ania, berarti kau satu sekolah dengan adik ku, baekhyunie,”

“Baekhyun-ssi? Dia teman sekelas ku Nona “

“benarkah itu? Tapi baekhyun-ssi sering membawa temannya kerumah, tapi kau? Aku tidak pernah melihat si bacon itu membawamu kerumah kami?”

“itu karena aku murid baru di sekolah adikmu, aku murid pindahan dari china, dan adik Nona adalah orang yang ramah, karrna saat aku pertama kali masuk 1 minggu yang lalu dia orang pertama yang menyapaku Nona, hahaha” ucanya sambil terkekeh

“ahaha bocah itu memang mudah bergaul, tapi percayalah, dia anak yang menyebalkan hahaha”

“haha benarkah Nona? ah tak ku sangka dia seperti itu hahahahaha……!!!!”

“nde memang seperti itu, Bocah tengik yang menyebalkan, hahahah..!!”

“hahaha Noona bisa saja, ah Ia Novel itu untuk mu saja Noona, aku akan mencarinya di toko buku lain saja “

A-annia, kita bisa menggunakannya bersama, aku akan membaca buku ini, dan setelah selesai aku akan berikan ini pada mu, bagaimana ? “ tawar Yoona

“hmmm, kurasa itu ide yang sangat baik. Baiklah Nona aku setuju.“ keduanya saling melempar senyum manis, pertemuan kedua yang membuat keduanya terlihat Akrab.

Suara ketukan meja terdengar ketika Yoona  mendudukkan dirinya dikursi dengan santai , “Lama menunggu?” sementara yang ditanya hanya mendengus sebal.

“ Hehe maafkan aku, aku lupa bahwa hari ini aku ada janji dengan mu Eun hye Eonni” Yoona pun cengegesan dan tanpa bersalah ia merebut lemon tea dari tangan gadis yang ada dihadapannya –Yoon Eun Hye- yang 2 tahun lebih tua darinya. Yoona meneguknya dengan cepat, bahkan tanpa memakai sedotan.

“Yakkk, itu minuman ku,kenapa kau meminumnya, dasar gadis aneh kau,” gerutu Eun Hye dengan tingkah Yoona, ya mau bagaimana lagi kini semua sudah terlambat, minuman Eun hye sudah Raib di telan Sepupunya.

Yoona pun mengangkat tangannya ke arah seorang waiter dan Seorang waiter pun datang menghampiri meja mereka.

“permisi, Noona ada yang bisa kami bantu “

“kami pesan Ice lemon tea 2 saja” pesanan Yoona kepada seorrang waiter dan waiter itupun menulis pesanan yang dipesan Yoona.

“baiklah Noona tunggu sebentar “ pelayan itupun membungkukan kepalanya dan sedetik kemudia berlalu dari meja yang di tempati Yoona dan Eun hye.

“jadi, eonni apa yang ingin kau katakan padaku “

“Yoong, akhir akhir ini Yoochun Oppa seperti sedang menghindariku, setiap aku ingin bertemu dengannya pasti dia selalu sibuk di kantor, meeting lah, keluar kota lah, atau apa lah, dan kemarin saat aku ke apatermennya tetapi Ia tak ada di sana, dan aku menemukan sebuah kalung di sofa, (mengambil sesuatu di tas), nah ini dia Yoong, (menyodorkan sebuah kalung yang terdapat hurup G)

Yoona pun meraih kalung tersebut, ” G ??? Tidak mungkin jika ini hadiah untuk mu, lihat saja kalung ini berinisial G, sementara kau Yoon eun hye, anni tidak mungkin, hmm yonchun oppa juga tidak mungkin, eonni jangan-jangan ini milik selingkuhan Yoochun Oppa”

PLETAKKKKKK…..

Satu jitakan tepat di kepala yoona, gadis itu dengan tampang polosnya Ia mengatakan itu. Dan kini Yoona pun meringis kesakitan

“AWwwww appo, ya eonni apa salah ku, kenapa tiba-tiba eonni menjitak kepala ku???” Tanya yoona dengan polosnya seraya mengusap pelan kepalanya.

“yakkk. Yoochun oppa tidak mungkin selingkuh!!!! tapi……” kata kata eunhye menggantung dan kini wajahnya pun berubah, tubuhnya mulai merosot, kini ia pun menjatuhkan kepalanya di atas meja, melihat itu yoona merasa bersalah karna telah mengatakan sesuatu yang bodoh.

“tapi jika memang Yochun oppa selingkuh, aku harus bagaimana?“ raut muka eun hye semakin terlihat murung. melihat itu Yoona jadi tak tega melihatnya.

“ Eonni aku rasa Yoochun oppa tak mungkin selingkuh, jadi lebih baik kau tenang saja ya “

Mendengar kata-kata Yoona tadi seketika membuat Eunhye bangkit, dan kini ia menatap Yoona.

Dan sekarang yoona merasakan sesuatu yang di inginkan Eun Hye, Yoona tau persis jika sepupunya memandangnya seperti itu  pasti ada yang di inginkannya.

“Yoong…” tampang Eun hye semakin memelas. Huftt jika sudah begini Yoona hanya bisa berkata“ baiklah apa yang harus kulakukan Eonni “ dengan malas Yoona mengatakannya,

Eun hye pun menyuruh Yoona untuk mendekatkan telinganya, dan Ia pun mulai membisikan sesuatu di telinga gadis bermarga Im itu.

“MWOOOO??? JADI MAKSUDMU AKU HARUS MENJADI DETEKTIF CINTA“ dengan lantang Yoona mengatakan itu, Eun hye pun bangkit dan membekap mulut yoona, bukan hanya mulut tapi hidung Yoona pun juga ikut dibekap dan Yoona kini hanya bisa meronta-ronta, sementara mereka tak peduli bahwa mereka sudah menjadi pusat perhatian di caffe tersebut.

“dasar gadis bodoh, kenapa kau berteriak?” menyadari mereka menjadi perhatian Eun hye pun hanya melemparkan senyum garing kearah pengunjung yang ada di caffe tersebut.

“hmmmmmmmptfff hmmmmmppttt”

Menyadari itu Eunhye pun melepaskan tangannnya dari mulut gadis itu “haaaaaaa…..syukurlah aku masih hidup“ Yoona menghela nafas lega.

” Yak eonni kau ingin membunuhku  hah!” gerutu yoona.

“ siapa yang menyuruhmu untuk berteriak? dasar kau Choding”

“huffttt baiklah-baiklah aku harus mulai dari mana?”(sambil menyeruput Ice lemon tea)

“besok kau antar aku ke kantornya, bagaimana?”

“huft kalau sudah begini, baiklah aku akan menemani mu, tapi siang saja ya, besok aku ada kuliah pagi”

“ baiklah tidak masalah besok siang aku tunggu sebelum makan siang.”

“ya ya ya ya eonni (menyeruput kembali lemon tea nya )

Pagi hari yang cerah menghiasi Negri gingseng tersebut, seorang pria yang memakai seragam SMA turun dari tangga keluarga Im dengan earphone yang menempel di telinganya.

Pria itu menghentikan langkahnya di meja makan, dan di meja makan sudah terlihat ibunya tengah mempersiapkan makanan

“ eomma?”

“Nde..wae????”

“appa dan noona mana?”Tanya pria imut itu. pria itu menarik kursi dan Ia pun mengambil beberapa helai roti lalu mengoleskan selai strowbery di atas troti tersebut.

“appa dan kakak mu masih sedang bersiap-siap baekhyuniie.“ baekhyun pria itu hanya bisa menganggukan kepalanya, dan asik mengunyah roti yang ada di tangannya, Ia melirik jam tangan yang melingkar di tangannya.

 “Eomma aku berangkat sekarang ya??? “ baekhyun pun meraih susu di atas meja, dan tanpa menunggu lama susu itu sudah raib diteguknya.

“berhati hatilah nak!”

Baekhyun pun mulai melangkah pergi, earphone yang ada di lehernya pun Ia pasang kembali ketelinganya.

“Baekhyuniiiiiiieeeeeeee….” yoona turun dari tangga “Yakkkk baekhyuniee tunggu aku!“ yoona pun segera berlari menuju baekhyun, sementara sang ibu hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri pertamanya itu,” sesampainya di depan pintu keluar Yoona melihat adiknya sudah melaju dengan motor sportnya.

“yakkkkk dasar bocah tengikk…..!!!! Gerutu yoona seraya menghentakkan kakinya dii lantai.

“yoong”  mendengar sang eomma memanggil, yoona pun menoleh kebelakang

“ nde eomma?”

“kemana kekasihmu yoong, dia tidak menjemputmu ?”

“hari ini dia ada meeting di kantornya, jadi dia tidak bisa mengantarku eomma.”

“yasudah kau pergi bersama appa mu saja,”

Yoona pun menghela nafas, Ia paling malas jika harus berangkat dengan ayahnya, karna apa? Karna setiap kali yoona di antar oleh ayahnya, Ia akan terus di ceramahi sekalipun Ia tidak melakukan kesalahan apapun, dengan terpaksa pagi ini Ia harus mendengar siaran radio di pagi hari.

Di depan sebuah gedung perusahaan milik keluarga Choi, seorang pria turun dari mobil tersebut, Ia berjalan dengan gagah masuk kedalam gedung tersebut. Setiap karyawan menyapanya dengan ucapan “selamat pagi pak presdir..” sungguh benar benar sosok yang tampan dan berwibawa –Choi Siwon-

Siwon berdiri di depan lift, dan tak perlu menunggu lama pintu lift pun terbuka lebar, di ujung sana seorang pria tampan berlari ke arah lift tersebut, menyadari itu dengan sigap siwon pun menahan pintu lift tersebut yang sudah hampir tertutup.

Pria itu lee donghae masuk kedalam lift dengan nafas yang memburu,”huffttt terima kasih siwonssi “ ya pria itu adalah lee donghae sahabat dekat choi siwon sejak mereka duduk di bangku kuliah, donghae memang bersikap santai kepada siwon sekalipun siwon adalah pimpinan di perusahaan tersebut, tapi mau bagaimana lagi,siwon sendiri lah yang meminta donghae untuk bersikap biasa saja kepadanya, tapi jika sudah menyangkut pekerjaan mereka akan bersikap professional.

“yak ikan mokpo, apa yang terjadi pada mu hah ? mengapa kau berlari? ini kan masih pagi ? dan kemana si monyet yang merasa dirinya tampan itu? Biasanya kalian selalu bersama, layaknya sepasang kekasih” ledek siwon dengan menahan tawanya.

“yakkk kau pikir aku homo, kau kan tau, aku bersahabat dengannya sejak kecil jadi wajar jika aku dekat dengannya, dasar bodoh” Sungut donghae

“yak, apa kau bilang? aku bodoh? Apa kau mau ku pecat Lee Donghae???” canda siwon kepada donghae, dan kini si ikan itu kembali menghela nafas pasrah.

“huftt.. baiklah Bapak Presdir yang terhormat, maafkan aku“ dengan malas donghae mengatakannya dan siwon pun tak bisa menahan tawanya, kini Ia pun tertawa puas, sementara donghae hanya melemparkan tatapan –malas-

Pukul 12.15 KTS, seorang gadis melangkahkan kakinya menuju sebuah gedung perusahaan milik keluarga Choi tersebut. kaki jenjangnya melangkkah dengan indah, beberapa Orang memperhatikannya, karna wajar saja gadis itu benar-benar menarik.

“ Sooyoung eonni, apa siwon ada di dalam?“ sapa Yoona kepada sekertaris siwon, ya yoona memang sering datang ke kantor siwon, sampai-sampai dengan keseringannya itu membuatnya memiliki teman lagi yaitu Choi Sooyoung, sekertaris dari Choi Siwon.

“yak yoong kau kemana saja, sudah satu minggu ini aku tidak melihatmu datang menemui presdir, hmmm apa kalian bertengkar?” sooyoung pun memincingkan matanya, yang membuat Yoona menjadi sedikit gelagapan, memang benar minggu lalu Ia bertengkar dengan siwon tapi hanya 2 hari setelah itu, mereka berbaikan kembali tapi dari mana gadis bertubuh jangkung itu tau? Benar-benar memiliki Insting yang kuat, sudah seperti peramal saja.

“ahh tidakkk..!! kami tidak bertengkar , aiss Eonni-ya mengapa kau begitu kepo padaku “(memang di korea, ada kepo ya hahahaha ,gaul bingidzztt 😀 )

“You say what??? Kepo? Apa itu? “

“hahaha Eonni ini, sepertinya kau harus banyak bergaul “ yoona pun menjulurkan lidahnya atau lebih tepatnya –meledek-

“Bahasa yang aneh (menggelengkan kepala), baiklah Yoong aku masih banyak kesibukan, kau ingin bertemu dengan kekasihmu kan? masuk saja dia ada di dalam.“ sooyoung pun kembali berkutat dengan tumpukan kertas yang ada di hadapannya.

“huh, sok-sok sibuk. baiklah eonni terima kasih” Yoona pun masuk ke dalam ruangan siwon, dan sementara Sooyoung hanya menggelengkan kepalanya dan kembali fokus pada pekerjaannya.

Siwon sepertinya tak menyadari bahwa seseorang kini ada di ruangannya, Ia tetap fokus pada laptop, dan berkas yang menumpuk di mejanya

“sepertinya aku datang di saat yang tidak tepat.“ celetuk Yoona dengan senyum manis terukir di bibirnya, dan membuat pandangan siwon tertuju padanya, pria itu tersenyum yang membuat kedua lesung pipitnya terlihat jelas, benar-benar manis.

Siwon pun bangkit dan berjalan ke arah Yoona, kini mereka tengah duduk di sebuah sofa.

“siwon-ssi aku membawakanmu makanan, aku yakin pasti kau belum makan siang kan? baiklah pangeranku buka mulutmu, Aaaaaaaaaaaa” sekali lagi pria itu kembali tersenyum, membuka mulutnya dan melahap suapaan pertama dari kekasihnya,

“ Yoong-ah  bukankah semalam kau bilang padaku kalau kau akan menemani Eun hye?” Tanya siwon, masih dengan mengunyah.

“annia, tadi tiba-tiba saja Ia membatalkannya, Ia bilang tidak bisa soalnya, Ia memiliki urusan penting, ah entahlah tidak perlu di pikirkan siwon“ Yoona pun kembali menyuapi kekasihnya itu, sungguh pasangan yang Romantis.

“Yoong-Ah…….”

“hmmm ada apa ?”

Kini raut muka siwon seakan berubah, “besok selama 5 hari aku harus ke Tokyo,” mendengar itu Yoona pun meletkan makanan siwon di atas meja, kini wajah yoona terlihat murung, menyadari perubahan yang terjadi pada kekasihnya itu, siwon menarik tubuh Yoona ,dan menyandarkannya di dada nya, mengelus puncak kepala Yoona,

“kau selalu mengatakan hanya tiga hari, kau ingat siwon dulu ketika kau pergi ke china kau mengatakan hanya 3 hari, tapi nyatanya lebih tiga hari, hufttt kau benar benar menyebalkan siwon, terserah kau saja ..”

“yoong-ah aku minta maaf, dan aku jamin hanya untuk 5 hari saja, bagaimana?”Tanya siwon.

Yoona terdiam sejenak ‘bagaimana bisa Ia di tinggalkan oleh siwon selama 5 hari, dan pasti selama 5 hari itu juga iya merasakan yang dinamakan galau.’  tapi setelah ia pikir, bagaimana mungkin Ia melarang siwon untuk pergi, hanya dengan alasan –tak ingin di tinggal- , padahal sudah jelas siwon meninggalkannya untuk urusan pekerjaan.

“baiklah.”  Dengan berat Yoona menyetujuinya. Siwon pun  mengusap lembut kepala yoona,sesekali ia menghirup aroma rambut kekasinya itu.

“aku berjanji hanya lima hari ..”

Seorang pria berdiri tegak di sebuah bandaara Incheon. tangannya memegang sebuah koper, pria itu tampak sedikit gusar, “ aisss Yoona-ya dimana kau?“ gumamnya, siwon pun melirik jam yang berada di pergelangan tanganya,

”aissssshh tinggal 10 menit lagi, apa ia tak datang,” dengan sabar siwon tetap menunggu.

 “aku harap kau datang “ lirihnya menatap wallpaper ponsel yang terdapat foto dirinya dan yoona ketika berlibur di pulau jeju.

Seseorang dari belakang melilitkan sebuah syall di leher siwon, “maaf aku terlambat”

Mendengar suara itu sontak membuat siwon berbalik, kini keduanya saling berhadapan, siwon meraih pundak yoona lalu perlahan ia pun mengecup kening kekasihnya itu cukup lama “aku pasti akan merindukan mu” siwon pun memeluk tubuh kekasinya “cepatlah pulang siwon,” lirih yoona dalam dekapan siwon.

Suara yang mendakan bahwa keberangkatan menuju china pun sudah terdengar, dan siwon pun melepaskan pelukan Yoona.” Sesampai di china aku pasti akan menghubungimu Yoong-ah,-“

“awas saja jika kau tidak menghubungiku, maka kau akan menanggung semuanya ketika kau pulang nanti!”

“hahahaha, Yoong-ah aku harus pergi, kau jaga dirimu baik baik ne??” Tanya siwon, dan sekali lagi pria itupun mengecup kening Yoona. Lalu Ia pun melangkahkan kakinya seraya melambaikan tangannya ke arah Yoona .

Dan Yoona pun tersenyum, ia pun melambaikkan tangannya kearah siwon, mencoba merelakan Selama 5 hari untuk kekasinya pergi ke Tokyo. Kini siwon sudak tak terlihat lagi, dan Yoona pun menghela nafas pasrah “Choi siwon aku pasti merindukanmu.

Deringan ponsel Yoona, berdering begitu keras, Eun Hye Eonni. Itulah nama si pemanggil dari layar ponselnya.

“Yakkkk… Im Yoonnaaaaaaa…!!!!(menjauhkan ponsel dari telingannya) Dimana kau sekarang?,cepat temui aku di mall, aku melihat Yoochun oppa bersama seorang wanita , cepat..!! 15 menit jika kau tak sampai, aku akan membunuhmu .Cepattttttttt!!!”

“yakkk, bisa kah kau tunggu sebentar saja aku sedang di bandara, Aissssshh.. baiklah baiklah aku akan segera kesana, Eonni bisakah kau tenang sedikit.kau seperti sorang wanita yang akan melahirkan “

“Andweeee,,, ini gawat Yoong-ah, palli palli..!!!

Tutt……. Sambungan terputus,” dasar sudah tua tapi masih bertingkah layaknya seorang bocah huh.. ”runtuk Yoona dengan memandang ponselnya.

Seorang pria sedang melihat lihat deretan kemeja di sebuah toko yang  berada di sebuah mall.matanya tak lepas memandangi deretaan kemeja beserta jas bermerek yang terpampang indah dan rapih di depan matanya.

“Oppa seperti nya ini cocok untuk mu” seorang berambut dengan Perplum dress selutut yang dikenakannya menonjolkan badan langsingnya, wanita cantik itu menghampiri pria itu – Park Yoochun-,dan menyocokan kemeja yang ia bawa di tubuh pria itu.

“ Yoochun oppa sepertinya ini benar benar cocok untuk mu, dan aku yakin ketika kau memakai ini, pasti Eun Hye Eonni semakin terpesona oleh mu”

“hahaha kau bisa saja Gyuri, baiklah aku akan mengambil yang ini “Yoochun mengacak rambut wanita bernama Gyuri

Dari kejauhan seorang wanita mengamati mereka, tangan gadis itu terus saja di kepal,tatapan matanya tajam dan sorot matanya menandakan bahwa kini ia sedang marah..

“Yoochun oppa, jika benar kau menghianatiku, awas saja aku tak akan pernah membiarkan hidupmu tenang,” sumpah serapah pun malai terlontar dari mulut Eun Hye. Sungut Eun Hye,

Gadis itu terus saja mengamati setiap gerak gerik kekasinya itu, Eun Hye seperti seekor ular lapar yang akan memangsa buruannya.

“wahhh.. siapa gadis itu ? dia cantik, apa itu selingkuhan Yoochun oppa eonni ?” mendengar itu Eun Hye pun, menoleh kesamping, dan terlihatlah sosok gadis yang tengah memakan Ice cream berdiri di sampingnya.

“waeyo????”

“Yoong-ah sejak kapan kau berdiri di sampingku, kau seperti hantu saja” Cetus Eun Hye

“sejak 1 abad yang lalu” Yoona mencibir.

“Aisssshhh,, yoong-ah lihatlah itu “(keduanyanya melihat kearah Yoochun dan Gyuri,dengan memincingkan kedua matanya )

“Eonni sebenarnya siapa gadis itu?” Tanya Yoona yang masih memakan Ice Cream nya.

“ aku juga tidak tau, setahu ku teman wanita Yoochun Oppa itu ya hanya  So yi Hyun, dan Yi Hyun sudah menikah, jadi siapa wanita itu sebenaranya , Yochun oppa awas kau, Yoong-ah…??”

“eoh. Wae Eonni?????”

“Yoong-ah kau harus menjadi saksi hari ini juga dan detik ini juga, aku bersumpah!!! Jika memang benar dia menghianatiku, aku tidak akan membuat hidupnya tenang, setenang tenang..”

“ah. Terserah kau saja eonni,” seakan tak peduli Yoona pun terus saja berkutat memakan ice cream nya,..

“Yoong-ah lihatlah mereka mulai pergi, ayo sembunyi,Dan mereka menuju kemari, palli yoong-ah !!!”” Eun Hye pun menarik tangan Yoona, dan membawa gadis itu bersembunyi di belakang baju baju yang berhgantung di pusat pembelanjaan itu

“Huftt syukurlahhh,,” keduanya mengela nafas lega, Eun hye pun mengintip di balik deretan baju itu, raut mukanya mendadak suram, tatapan lemas dan sendu terpancar jelas di sorot matanya . Yoona dan Eun Hye keluar dari persembunyian mereka.

“ huftt, Oppa..apa kau tak mencintaiku lagi,sampai sampai kau menghianatiku, ka tau ? kau membuat ku tersiksa ,, HWAAAAAAAA…. YOONG Othokeeee Yoonggg??? Othokeyooo????” Eun Hye pun tak bisa mengontrol nya lagi, ia menangis sekencang kencangnya, dan Eun Hye tak peduli bahwa dirinya kini menjadi totonan.Gratis.

Melihat itu Yoona menjadi tak tega, ia pun mulai memeluk  Eun hye, menenangkan gadis itu “Sudahlah eonni, wanita itu belum tentu selingkuhan Yoochun Oppa,” Yoona pun mengelus pelan punggung sepupunya, berharap Eun hye bisa merasa lebih tenang.

Berhasil, gadis itu mulai merasa tenang, Eun Hye pun mulai menghapus air matanya perlahan

“Benarkah itu ? Apa kau yakin kalau itu bukan selingkuhannya??” Tanya Eun Hye dengan penuh harap

“hehehe sebenarnya aku juga tidak yakin Eonni” sontak pernyataan itu membuat Eun Hye, kembali menangis Histeris.yang membuat semua pengunjung menatap heran kearah mereka…

“HWAAAAAA… AKU TIDAK RELA YOONG, AKU TIDAK RELA,, HWAAAAAA YOOCHUN OPPA, KENAPA KAU TEGA PADAKU”

Yoona menjadi kelabakan di buatnya, ia menjadi panik, di tambah dengan tatapan para pengunjung di mall itu, dan tak henti hentinya gadis itu tersenyum kikuk kepada para pengunjung,dan menundukan kepalanya, dan itu terjadi berulang ulang ‘Aisssss ini benar benar memalukan’,(menepuk jidat )

“HWAAAAA… PARK YOOCHUN……AKU MEMBENCI MU.. AKU BENAR BENAR MEMBENCIMU…HWAAAAAAAA….” Racau Eun Hye.

Suasana Tokyo begitu indah, dimalam hari bintang menghias indah di langit, memancarkan sebuah keindahan yang membuat setiap orang terkesiap.

Siwon berdiri berdiri di balkon apatermennya, ia melihat pemandangan langit. Jika seperti ini ia teringat akan sosok yang sangat ia cintai-Yoona-

“Yoong-ah aku merindukanmu, apa kau merindukanku??” pria itu bertanya seolah olah Yoona ada di hadapanya. Siwon tersenyum ,kemudian ia meraih sebuah ponsel yang ada di saku celana nya, menghidupkan ponselnya dan memandang sebuah wallpaper manis foto dirinya bersama Yoona.

Sementara di kota seoul, Yoona terlihat seperti sedang Uring Uringan di tempat tidur, ia terlihat gelisah, berguling ke kanan dan ke kiri, sampai akhirnya bangun, mendudukan dirinya di ranjang, menompang dagu, menatap kosong ke depan

“mengapa sampai saat ini kau belum menghubungiku, apa kau begitu sibuk sampai sampai kau tak bisa mengabarkan ku,Aaaaaakkkkkkkk choi siwon kau begitu  menyebalkan..!! “ Yoona mengacak rambutnya prustasi.

Sampai akhirnya, ponselnya berdering, di pikirannya siwon lah yang menghubunginya dan dengan cepat gadis itu meraih ponsel yang berada di belakangnya,..

Tertera Kwon Yuri di layar ponselnya, kecewa pasti ia rasakan, berharap kekasihnya yang menghubunginya, tapi ternyata bukan.

“Yakkk..mengapa lama sekali  mengangkatnya, kau tau hampir saja aku akan mematikanya, ahh aku tau pasti saat ini kau sedang menunggu kekasihmu menghubungimu kan? Hahaha aku sudah menduga itu Yoong-ah,haha, oya aku hanya ingin mengingatkan, Yoong tolong kau bawa Buku ku yang waktu itu tertinggal di rumah mu Oke?”

“ jadi kau menghubungiku, hanya untuk itu ? aisshh baiklah baiklah aku akan membawanya.”

“haha gomawo Yoong-ah dan selamat melewati malam yang gelisah aahahah..!!”

Tutttt. Sambungan telpon terputus,

“ Aissshhh dasar.. jadi dia menelpon ku hanya untk meledek ku, awas saja ya, aku akan membalasnya “ Runtuk Yoona kembali mengacak  rambutnya Prustasi

Tak lama kemudian ponselnya pun kembali berdering, tanpa melihat siapa yan g menghubunginya,dengan cepat gadis itu menekan tombol hijau di layar ponselnya.

“Yakkk, apa lagi Kwon Yuri, !!!”

“hahaaha Yoong, ini aku siwon, apa yang terjadi padamu? Oya maafkan aku baru menghubungi mu sekarang,karena sampai di Tokyo aku langsung di suguhi dengan banyak pekerjaan, maafkan aku chagia? Aku merindukan mu.?”

“aku juga merindukanmu, kau tau dari tadi aku uring uringan, karna sudah semalam ini kau belum menghubungiku, kau tau aku hampir gila,aku pikir kau mengacuhkan ku..” Yoona pun bangkit ia berjalan kearah jendela , membuka tirai dan melihat pemandangan kota seoul di malam hari.

“Chagi-ya.. saat ini aku sedang melihat pemandangan langit dari balkon apartermen, kau tau? Aku teringat akan pertama kali kita bertemu, kau menangis di tepi sungai han,padahal ketika itu suasananya begitu indah, malam itu aku sedang ingin menikmati ketenangan,tapi perhatianku seakan teralihkan,karna aku melihat seorang gadis sedang menangis,dengan mengatakan ‘aku membencimu,kau jahat,kau benar benar jahat’..aku mendengar semua itu Yoong,entah kenapa ketika itu aku menghampirimu, melepaskan jas ku dan memakaikannya di pundakmu, karna memang cuaca nya begitu dingin. Dan kau ingat? Kau menoleh padaku, menatapku dan saat pertama kali aku melihat tatapan itu.membuat jantungku berdebar, saat itu juga kau berhasil menarik perhatianku, dan membuatku jatuh cinta padamu Im Yoona.”

“haha benarkah itu? Tapi kurasa kau terlalu berlebihan Siwon ,hahaha aku hanya bercanda. iya aku mengingatnya, aku mengingat semua kejadian itu, tapi sepertinya kita harus berterima kasih pada  pada Jonghyun, Karna  jika ia tidak membuatku patah hati dan menangis, mungkin saat itu aku tidak ada di sungai han, dan mungkin aku juga tidak akan bertemu dengan mu siwon hahaha..”

“ya, sepertinya memang harus berterima kasih padanya, tapi sebelum itu aku ingin menghajarnya, karna dia telah berani membuatmu menagis ..”

“jadi kau ingin menjadi seorang pahlawan kesiangan? hahahah..!! lucu sekali hahaha,!!!”

“aihhhh berani kau meledek ku hah? Hahahaha, awas saja jika aku sudah kembali,aku tak akan segan segan untuk memakan mu  hahahaa”

Keduanya mengahabiskan malam indah bersama, walau hanya dari sambungan telpon, tapi mampu membuat rasa rindu mereka sedikit terobati.

 

‘Aku tau,memilikimu adalah anugrah indah bagiku, mencintaimu adalah

Karunia terhebat bagiku, dan bersamamu adalah kebahagiaan

Termanis di dalan hidup ku.’

SMA SENI JEONJU

Luhan mengambil bola basket di dalam lokernya, ia memainkan bola basket tersebut.

“Luhan-ssi, “ seseorang memanggil namanya dari arah belakang dan ia pun menoleh kebelakang. terlihat 2 namja imut sedang berlari kearahnya. Baekhyun dan D.O

“yak, aku mencarimu kemana mana ternyata kau ada disini,” D.O Pria itu merangkul pundak luhan.

D.O Adalah siswa dari SMA jeonju, dia pria kurus tetapi memiliki wajah yang sangat imut dan dia adalah salah satu siswa yang cukup pintar di SMA seni jeonju, di tambah dengan kepiawannya dalam menyanyi membuatnya masuk dalam sebuah Grup EXO, yang notabennya grup yang memiliki kemampuan dalam menyanyi, menari, dan memiliki kualitas acting yang baik di sekolah tersebut.

“Yak, aku memiliki sebuah kabar baik untuk mu, kau ingin tau ??” Tanya baekhyun dengan sumringah

Baekhyun. pria tampan bertubuh kurus ini memang salah satu siswa di SMA seni jeonju, dia salah satu siswa yang ramah, piawai dalam hal menyanyi, menari atau apapun itu, ia juga banyak di gemari oleh wanita, tapi sayangnya ia tidak terlalu peduli soal itu, ia juga termasuk kedalam Grup EXO bersama D.O, dan tak perlu diragukan lagi, karna baekhyun memang termasuk murid yang berbakat dan dia adalah adik dari Im Yoona.

“Mwo?? kabar baik? Apa itu ?” luhan terheran, baekhyun dan D.O saling memandang dan saling melempar tatapan.

Luhan, pria yang berasal dari negeri china ini memang sangat tampan, selain memiliki wajah yang sangat tampan, ternyata tak di sangka pria ini memiliki bakat dalam beryanyi bahkan menari, 2 minggu yang lalu ia pindah ke sekolah SMA seni Jeonju dan tak dapat di pungkiri ketampanannya membuatnya menjadi pembicaraan terutama  dikalangan siswi  SMA seni jeonju.

“sekarang kau ikut kami, kajja..??” baekhyun dan D.O pun menarik Luhan

“yak, kalian akan membawaku kemana??” Tanya luhan,kepada baekhyun dan D.O

“kau akan mengetahuinya nanti,jadi ikuti saja kami…”

Mereka sampai di sebuah ruangan, terlihat beberapa orang sedang menari di iringi alunan music yang membuat tubuh mereka seakan lihai dalam menggerakan tubuhnya.kini mereka berada di ruangan khusus untuk member EXO berlatih.

Kedatangan mengundang perhatian pria pria tampan yang berada di ruangan .

“wah rupanya kalian sudah datang..” sapa seorang pria tampan yang kini menghampiri mereka sambil mengelap keringatnya.-Suho-

anyeong…” luhan membungku

EXO adah sebuah Grup yang memilikki kepandaian dalam menyanyi,dan menari. Selain itu mereka juga memiliki wajah yang sangat tampan, EXO terdiri 2 bagian, EXO K dan EXO M, EXO K yang menyanyikan lagu berbahasa korea,sementara EXO M,menyanyikan lagu dengan berbahasa mandarin.

Mereka terdiri dari suho,chanyeol,sehun,kay,baekhyun, D.O,Kriss,Tao,Lay ,Chen dan Xiumin.

 “ahh ne, kenalkan aku suho aku leader dari EXO K dan dia (menunjuk kebelakang), kriss leader dari EXO M, dan grup kami ini di bagi 2 bagian, EXO K yaitu aku,baekhyun, D.O,sehun,kay,dan Chanyeol. Dan sementara EXO M yaitu Kriss,Tao,Xiumin, lay,dan chen.dan kami mengundang mu kesini untuk memberikan sebuah penawaran untuk mu menjadi salah satu member EXO M,  bagaimana???”

“Mwo aku?????” Tanya luhan seakan tak percaya, terhadap penawaran yang di berikan oleh suho leader dari EXO K.

“Luhan-ssi, sudah terima saja,kami tau kau bisa menari dan menyanyi, kemarin di ruangan tari kami melihatmu sedang manari dan bernyanyi, dan kami rasa kau pantas untuk bergabung dengan kami.“ ucap baekhyun membenarkan apa yang ia lihat lusa kemarin.

“ne, aku juga melihatnya, gerakan dance mu benar-benar bagus, dan kami menyukai itu “ kriss pun menambahkan apa yang di ucapkan Baekhyun.

“baiklah bagaimana luhan-ssi??” Tanya suho dengan mengulurkan tangannya.

“baiklah aku akan bergabung dengan kalian “luhan pun menjabat tangan suho, dan kini luhan pria tampan berdarah china itupun sudah resmi menjadi salah satu Grup  EXO di SMA Seni Jeonju. Daebakkkk….

Yoona meneguk minuman kaleng soda yang kini di genggamnya, saat ini ia sedang berada di balkon kamarnya, deruman motorpun terdengar begitu jelas, 3 motor berhenti tepat di pekarangan keluarga Im itu. Yoona tidak memperdulikan hal itu,ia sudah tau pasti itu suara motor adiknya beserta teman temannya.ia terus saja meneguk minuman soda yang ada di tangannya,dengan tatapan kosong,Yoona mengela nafas ,mengembungkan pipinya,dan kembali meminum soda.

luhan,baekhyun,dan sehun membuka helm mereka, sementara Chanyeol dan D.O mulai turun dari motor baekhyun,dan sehun

“ahhhh sudah lama aku tidak kemari,Baekhyun-ssi,apa Nona mu ada didalam..”Tanya Chanyeol, dengan sumringah,ya Chanyeol memang mengagumi Yoona, bahkan tak hanya Yoona, Kay dan Lay pun juga mengagumi Yoona.

“jadi kau kesini hanya untuk bertemu nona ku?,aihh kau ini..baiklah kajja kita masuk.” Ajak baekhyun..

‘jadi ini rumahnya, apa Yoona Nona ada didalam,semoga saja ada..’ batin luhan dan terseyum simpul..

Baekhyun, Chanyeol,sehun dan D.O pun masuk kedalam, sementara luhan ia masih berdiam diri di motornya, baekhyunpun menoleh, terlihat pria itu sedang melamun dan tersenyum dengan sendiri..

“Yakkk apa yang sedang kau lakukan, palli palli..”

Seketika itu juga luhan tersadar “ahh ye, duluan saja aku masih ada sedikit urusan di sini “ sanggah luhan.

“ baiklah, kalau sudah selesai kau ke kamarku saja, kamarku ada di atas ..” luhan pun mengaggukan kepalanya .pria itu mengesampingkan tasnya,membuka jok motornya dan tiba tiba saja sebuah kaleng soda tepat melesat di kepalanya.

Yoona terus saja melamun,dengan mengembungkan pipinya yang membuat dirinya terlihat lucu,sekali lagi gadis itu meneguk minuman soda yang di genggamnya, dan kini kaleng itupun kosong, minuman itu telah raib di telan gadis bermarga Im itu.Yoona menghela nafas dan tanpa sadar ia melempar kaleng soda yang di genggamnya.

PLETAKKK….!!!!!

“AWW…appo-ya”

Mendengar itu Yoona seakan tersadar,ia pun melihat ke bawah terlihat seorang pria berambut pirang berseragam SMA tengah mengusap kepalanya sendiri, dan itu akibat dari kaleng Soda yang di lempar tak sengaja oleh Yoona.

Yoona menutup mulutnya, ia benar benar tak sengaja melemparkan kaleng soda itu

“Gwenchana??? M-mian aku tidak sengaja melakukan itu “ Jelas Yoona dengan sedikit berteriak dari arah balkon kamarnya

Luhan membalikan badannya, masih mengusap kepalanya –sakit-pasti itu yang ia rasakan.Yoona menutup mulutnya,seakan tak percaya bahwa kaleng yang ia lempar ternyata terkena oleh luhan –pria itu lagi-

“Gwenchana Nona..” luhan tersenyum menatap kearah balkon kamar Yoona.

“Luhan-ssi????” dengan cepat Yoona berlari menuju bawah.”

“Luhan-ssi, mianhae aku benar tidak sengaja melemparkan ini padamu, apa kepala mu tidak apa apa ??” Tanya yoona yang kini ada di hadapan luhan.

Sekali lagi pria itu tersenyum” gwenchana hanya sedikit sakit saja Nona”

Yoona menarik tangan luhan dan merekapun duduk di di teras.Yoona mencoba untuk menyentuh kepala luhan, terlihat kepala luhan sedikit bengkak hingga terjadi sebuah bejolan terlihat di kepala pria berdarah china itu.

“Luhan,kepala mu membentuk sebuah benjolan, tunggu sebentar aku akan mengompressnya..?” Yoona pun bangkit,tapi ketika itu juga luhan menahan tangan Yoona,

“aku tidak apa apa Nona tak perlu repot-repot..”

“sudah kau Tunggu saja, aku akan mengompressnya, agar benjolan itu segera mengempes..” Yoona tersenyum, dan kini luhan tak bisa berbuuat apa-apa. Senyuman Yoona mampu membuat pria itu seakan terbius, Ia tak mengatakan apa-apa, hanya saja ketika itu juga pria itu langsung melepaskan tangan Yoona.

Yoona kembali dengan sebuah kotak yang berisi air dingin. gadis itu mendudukkan dirinya di samping luhan. luhan masih tak bersuara, tatapan matanya seolah terpokus pada gadis yang kini ada di hadapannya.

Yoona pun mulai mengompress bagian belakang kepala luhan perlahan demi perlahan, dan bibirnya tak henti hentinya meniup pelan kepala luhan..

Merasa dirinya kini tengah di perhatikan, Yoona pun memberhentikan aktifitasnya dan menatap luhan, merenyitkan dahinya. bingung. ‘ada apa dengan pria ini’ pikirnya

“Luhan-ssi, apa ada yang salah dengan ku??” Tanya Yoona yang merasa dirinya sedang di perhatikan.tapi yang di Tanya malah tak mengubrisnya,pria itu sibuk dengan pikirannya,memandang pokus kearah gadis yang ada di hadapannya.

Luhan seakan tersihir, alam bawah sadarnya seolah oleh telah di lumpuhkan oleh gadis yang kini ada di hadapannya, pikirannya seakan hilang, entah ada dorongan darimana yang kini membuatnya berani meneyentuh pipi Yoona perlahan, Yoona semakin di buat heran olehnya.

“Luhan-ssi….” Desis Yoona mencoba untuk menyadarkan luhan.

“Yakkk.. apa yang sedang kalian lakukan disini??” suara seorang pria yang mampu menyadarkan keduanya terutama luhan seakan tersadar,mereka berdua menoleh kebelakan dan mendapati baekhyun sedang berdiri di ambang pintu,melipat kedua tangannya di dada, dan menatap curiga pada Yoona dan Luhan.

“aaaa.. aku..…ta..ta tadiii. Yoona Nona eohh .. ah ya sedang mengobati kepalaku, “ terang luhan yang sedikit gugup dengan pertanyaan  baekhyun.kini Baekhyun pun menatap kearah Yoona, merasa dirinya sedang menjadi sebuah pertannyaan yang besar Yoona pun menjelaskannya secara Detail.

“tadi tanpa sengaja aku melemparkan kaleng soda dan sialnya kaleng soda itu mengenai kepala luhan, dan ku lihat kepalnya sedikit benjol, dan aku pun mengompres benjolan yang ada di kepalanya agar  cepat mengempis, oya dan aku sudah mengenali luhan karna kami sudah beberapa kali bertemu, dikampus  ku dan di toko buku,” jelas Yoona yang  mendapatkan anggukan dari luhan.

“Eohh,begitu Rupanya, tapi kau bukan termasuk YoonAddict kan??” selidik Baekhyun. luhan dan Yoona pun terheran

“Mwo? YoonAddict???” koor luhan dan Yoona,yang saling menatap bingung satu sama lain.

“ Nde, YoonAddict sebutan untuk nama penggemarmu Yoona Nona “ terang Baekhyun yang membuat Yoona dan luhan semakin bingung di buatnya .

“Yaak..apa maksudmu Bacon.?? Sejak kapan aku memiliki seorang penggemar dan aku bukan selebriti, Ah sudahlah lebih baik aku kekamar saja, kau ini ada-ada saja,” Yoona pun bangkit dan berjalan masuk kedalam Rumah.

Yoona pun berjalan, menaiki tangga satu persatu, dan ketika itu juga ia berpapasan dengan Chanyeol.chanyeol  Say Hy kepada Yoona tetapi Yoona hanya membalas dengan sebuah senyuman manis, yang membuat pandangan chanyeol tak henti hentinya memamdang Yoona, Yoona semakin jauh,tapi padangan Chanyeol tetap saja tertuju pada Yoona, pria itu memandangnya dengan tatapan kagum .”Yeppo-ya” desisnya

“Yaakk.. Chanyeol-ssi, sedang apa kau berdiam diri di tangga” Tanya Baekhyun. tetapi yang di ajak bicara masih belum mengalihkan pandangannya, walaupun kini Yoona sudah tidak terlihat lagi.tapi tetap saja pria itu masih tersenyum tidak jelas.

“Wuaaahhh.. seperti bidadari saja “ gumam Chanyeol,yang kini menghayal dengan pikiranya.

Luhan dan Baekhyun pun menatap satu sama lain, luhan pun mengedikan bahunya. Dan sedetik kemudian mereka pun menggelengkan kepalannya.

Yoona memasuki kamar,dan menutup dan mengunci kamarnya, Yoona merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya, pikirannya kembali teringat akan kejadian tadi,ketika luhan pria yang baru dikenalnya bebrapa hari ini menatap dan menyentuh pipinya, gadis itu memegang dadanya, denyut jantungnya berdebar debar, Yoona pun mendudukan dirinya di tepi ranjang ..

“Aihhhh..ada apa ini? Anehh.” Gumamnya, ia pun meraih sebuah bantal dan sedetik kemudia ia pun menutupi wajahnya dengan bantal ,dan menghempaskan kembali tubuhnya di ranjang.

Di china, Siwon, Sooyoung,donghae, dan Taeyeon baru selesai meeting, mereka bernafas lega,karna akhirnya pekerjaan mereka sudah selesai.

Siwon melirik arloji yang melingkar di tangannya, jarum jam nya menunjukan pukul 20.45 menit.siwon pun menghela nafas, ia pun mulai bangkit, sementara yang lainnya masih betah pada posisi mereka duduk dan berkutan dengan berkas berkas.

“semuanya aku duluan” siwon pun perlahan meninggalkan Sooyoung,donghae dan Taeyeon, seakan teringat sesuatu, sooyoung pun mengejar siwon dan membawa sebuah map berwarna merah.

“pak presdir…” panggilan siwon yang masih di area kantor.

Siwon pun menoleh, mendapati sooyoung, yang kini berlari menghampirinya.

“ya sooyoung, ada apa?” Tanya siwon.

“a-annia aku hanya ingin pak presdir menandatangani ini?” sooyoung pun menunjukan sebuah map. berserta pulpen dan membuka map tersebut lalu menunjukan dimana siwon harus menandatanginya

“syuttt….Taeyeon-ssi.” Desis donghae kepada taeyeon yang sedang sibuk dengan ponselnya, tak ada jawaban. Donghae pun tak menyerah.

“syut…syutt,..Kim Taeyeon…” desis donghae kembali,berhasil, kini taeyeon pun melirik donghae,menaikan sedikit alisnya –bingung-

“Ada apa Donghae-ssi??” Tanya taeyeon heran melihat tingkah si ikan mokpo.

“ lihatlah, diruangan ini hanya tinggal kita berdua,” ucap donghae dengan memberikan wink taeyeon pun melihat ke sekitar ruangan.

“awas saja jika kau berani macam-macam padaku, “ ancam Taeyeon, dengan menunjukan kepalan tangan di depan wajah donghae.seketika itu juga donghae di buat kikuk olehnya, taeyeon pun bangkit dan pergi meninggalkan donghae, kini donghae pun hanya bisa menghela nafas,

“hufftt.. susah sekali,payahh..” desah Donghae.

Siwon kini sedang berada di apatermennya, ia meraih ponsel yang tergeletak di atas nakasnya, dengan cepat jari jarinya mengetikan sebuah nama di kontak ponselnya ,dengan mengetik ‘Deer’

Ia pun,menekan tombol hijau,dan mendekatkannya ke telinganya,berharap sang kekasih cepat untuk mengangkat telponya,tapi saying,3 kali siwon mencoba menghubungi Yoona tapi tak ada jawaban sama sekali,’ Aissshh, kemana gadis itu?apa dia baik baik saja ‘ pikirnya.

Siwon pun mengetikan sebuah pesan untuk Yoona.

From :  Simba

To     : Deer..

‘Yoong? Apa kau sudah tidur?

<send>

Tak ada balasan,siwon pun menyimpan kembali ponselnya di atas nakas, mulai membaringkan tubuhnya di atas ranjang,. Ia menggunakan kedua tangannya untuk di jadikan sebuah bantal, padahal sudah ada bantal yang menjadi alas untuk kepalanya.

“ besok lusa aku akan kembali, Hufft..Yoong aku benar benar merindukanmu” gumamnya tersenyum, memandang dinding langit kamarnya.siwon pun mulai memejamkan matanya,sepertinya pria itu benar benar lelah.

‘Ini Nona ?” luhan menyerahkan sebuah Ice cream kepada Yoona, wanita itu menoleh dan tersenyum. Luhan pun duduk di sebelah Yoona, sore ini mereka berdua bertemu kembali secara tidak sengaja. Sepertinya takdir sudah merencanakan itu.

Kini mereka sedang berada di sebuah taman yang terletak di tengah kota seoul, semilir angin yang tak begitu kencang membuat keduanya seakan terhanyut oleh suasana.mereka tak bersuara, keduanya sibuk dengan pikiran mereka.dan akhirnya Luhan pun memberanikan dirinya untuk memulai sebuah persoalan.

“ Nona,..?? “ desis luhan, Yoona pun menoleh menatap luhan yang kini juga tengah menatapnnya .

“Wae Luhan-ssi..??” luhan pun menundukan kepalanya sejenak dan kembali menatap Yoona.

“Bagaimana menurutmu perbedaan Usia dalam sebuah Hubungan, seperti sepasang kekasih ?” Yoona pun menganggukan kepalanya, ia mengerti apa maksud luhan.

“menurutku, tidak masalah, karna dalam sebuah hubungan itu tidak akan memandang usia, jadi jika mereka saling mencintai dan mampu berbagi,ya kenapa tidak? Hehehe” jelas Yoona yang membuat luhan menganggukan kepalanya.tapi gadis itu merasa ada yang ganjal dari pertanyaan luhan.

“Tunggu dulu..!!” Yoona pun memandang luhan, dan ia pun menunjuk wajah luhan dengan jarinya, memandang Intens pria itu, Yoona terus saja mendekat, luhan semakin dibuat panik, ia terus saja menggeser posisi duduknya,Luhan menelan saliva nya, keringat dingin mulai keluar dari pori porinya, apa Yoona mengetahui bahwa luhan mengnginkannya? Maybe yes,Maybe No

“Aaa…aa apa yang ma…ma..u Nona Laku..Kan..?” Tanya luhan terbata-bata dan terus saja menggeser posisi duduknya.

Yoona terus saja menyudutkan luhan. Ice cream yang  berada di tangan luhan pun kini jatuh mengenai tanah.

“jangant… jangan kauuu” selidik Yoona misterius, luhan semakin dibuat parno.Yoona terus saja menyudutkan luhan. Hingga akhirnya.

BRUGG…!!!

“Awwww…Bokongku astaga“ Ringis luhan.

Pria itu terjatuh, dari bangku taman,”HAHAHAHAHAHAHA!!!!!!”  Yoona tertawa lebar,gadis itu tertawa melihat batapa lucunya luhan ketika sedang tersudut.Luhan pun mendengus, ia mengerucutkan bibirnya,pria itu benar benar terlihat –lucu-

“yakkk..jadi nona hanya mengerjaiku saja” Tanya luhn dengan polosnya, yang membuat gadis bermarga Im itu semakin tertawa tebarr.

“hahahaha…!!! Luhan-ssi, jangan memandang ku dengan wajah seperti itu,hahahah.!! Ya,kau benar  aku hanya mengerjaimu saja HAHAHAH…!! Yoona memegang perutnya, tertawa lepas

Luhan pun ikut tertawa, tapi tiba tiba saja pandanganya kabur, dunia seakan menjadi goyah,luhan memegang kepalanya, kini sakit itu datang lagi, darah segar mulai mengalir lubang hidungnya.pria itu seakan tak sanggup lagi.

“ Yoona Nona…” desis luhan pelan

“HAahahah.. Luhan-ssi kau sangat lucu hahaha” Yoona seakan tak menyadarinya, gadis itu terus saja tertawa.

“Nona-ah”

Yoonapun menghentikan tawanya, ketika melihat luhan seakan tak berdaya, ia pun bergegas mengampiri luhan.mencari sesuatu dalam tasnya dan akhirnya dapat,sebuah sapu tangan berwarna biru. Dengan cepat Yoona pun membersihkan darah segar yang mengalir di hidung luhan,dan tak segan segan Yoona pun menjadikan pahanya untuk menjadi alas bagi luhan bersandar.

“luhan-ssi, Gwenchana ??” Tanya Yoona, kini Yoona menjadi panic di buatnya,luhan menatap Yoona dengan tatapan sayunya.tapi beberapa detik kemudia, luhan pun tak sadarkan diiri.

Luhan terbaring lemah di ranjang kamarnya, sudah 3 jam pria itu tak sadarkan diri, sekarang sudah menunjukan pukul 8 malam, Yoona dan Baekhyun pun terus saja menunggu,Baekhyun pria itu tertidur di soffa, sementara Yoona,masih setia menunggu pria itu membuka matanya.

Tunggu dulu, mengapa ada Baekhyun? ,Ya memang ketika luhan tak sadarkan diri di taman, Yoona pun menghubungi Baekhyun, mungkin jika tak ada baekhyun Yoona akan sangat kebingungan, dan kali ini gadis itu benar benar sangat tertolong.

Luhan mulai memberikan tanda tanda bahwa ia akan sadar, jari jarinya mulai bergerak. Perlahan Ia mulai mencoba membuka matanya.

“luhan-ssi, kau sudah sadar ?” Tanya Yoona,

Samar sama luhan melihat seorang gadis berada di sampingnya, luhan mencoba bangun, mendudukan dirinya di tempat tidur,kini terlihatlah Yoona gadis itu tersenyum kearahnya.

“Yoona Nona..? Tanya luhan, dengan memegang kepalanya, sepertinya pria itu masih pusing.

 gambar 2

Yoona pun menyodorkan segelas air  putih, ia membantu luhan untuk meneguknya..

“apa sudah merasa baik?” Tanya Yoona memastikan,l uhan pun mengangguk sebagai jawaban. Yoona pun tersenyum lega.

“aku sudah membuatkan bubur untukmu, jadi kau makan ya?,”

Sekali lagi pria itu mengangguk, kondisinya masih terlihat lemah,Yoona pun bangkit dari duduknya.

“Luhan-ssi, aku pamit pulang dulu” pamit Yoona, tapi dengan cepat luhan menahannya, memegang pergelangan tangan Yoona, yang membuat Yoona menghentikan langkahnya.

“Wae luhan-ssi??” tanya Yoona.

“terima kasih Nona,” Yoona pun tersenyum.

“sama-sama, baiklah aku pamit ya? Ini sudah malam, lihatlah bocah itu (menunjuk Baekhyun yang tertidur di sofa), sedari tadi baekhyun tertidur, dan kau beristirahatlah “ Yoona pun berjalan menuju sofa.

“baekhyun, bangunlah ayo kita pulang….!!” Yoona pun mengguncang guncangkan tubuh baekhyun,baekhyun pun melengguh protes karna seseorang telah mengganggu mimpinya.

“Aisssss..aku janji Hyung aku akan membantumu,” pria itu mengigau,.

“AIiiss Bocah Ini, Yakkk..!!! Baekhyun bangun, palli palli bangun..!!!!” Yoona pun memukul Baekhyun dengan bantal Sofa, berhasil. Baekhyun pun terbangun,terlihat pria itu mencoba untuk membuka matanya yang terasa begitu sulit untuk di buka.

Yoona pun semakin kesal dengan tingkah adiknya itu, ia menarik narik tangan baekhyun, hingga pria itu terjatuh di lantai.dan membuat baekhyun meringis.

“aisshh, bokongku,ah..sakit sekali, Nona-ya jika terjadi masalah dengan Bokongku, Nona harus tanggung jawab.. aisss appo.” Ringis baekhyun.

“yak..ini sudah malam kajja kita pulang, “

Baekhyun pun melirik arloji yang melingkar di tangan kirinya. Ia pun bangkit,dan ia pun melirik Luhan yang kini tengah duduk di tempat tidur.luhan tersenyum.

“kau sudah sadar rupanya? , kau benar benar membuat Nona ku banar benar panic, seperti seorang Ahjuma yang kecopetan.”  Ucap Baekhyun di iringi dengan cengiranya, yang membuat Yoona melotot.

Luhan pun tertawa kecil. Melihat reaksi Yoona melototkan matanya, Baekhyun pun menggaruk belakang kepalanya, tertawa garing “hehehe aku hanya bercanda ..” terkekeh.

Kau mulai masuk dalam hidupku, mulai merenggut sebagian dari hatiku.

Kau membuatku dilema, membuatku terjepit dalam dua pilihan, tapi apa benar aku menyukaimu?

Atau, aku mencintaimu?????

-maybe-

 

To be continued…….

Alhamdulilah, part 1 kelar, #lapingus 😀

Di tengah tengah menulis ff ni, sempet mentok mendadak hahaha. Gimana ngobosenin ya ?

Bwt yang nanya , ini ff Yoonwon atau Luyoon sih? Kalian pasti tau jawabannya.

KRITIK DAN SARAN SAYA TERIMA, TAPI DENGAN KATA KATA YANG SOPAN YA.;)

Oya komennya jangan SPJ (singkat padat jelas) lah, aku pengen kalian tu komennya panjang panjang bingitdzz , uhh mantap tu hahahah tapi gak maksa ko 😀

NOTE: SILENT REEDERS, DAN PLAGIAT YANG HOBYNYA COPY PASTE FF ORANG JANGAN PERNAH BACA FF INI… SAYA DOAIN HIDUPNYA  GAK AKAN PERNAH BERKAH, SEUMUR HIDUP DIA AKAN SENGSARA, CATET  YA, S-E-N-G-S-A-R-A

“AMIN” BWT REDERS SETIA SAKSI LOH…

 

Ok bye bye ya, sampai ketemu di part selanjutnya BJ

Komen dan like sangat berarti untuk saya, dan part selanjutnya akan muncul konplik percintaan. So jangan lewatin ok. Makin banyak komentarnya makin cepat untuk di terbitkan#cielah hahahaha

Next part Yoonwon Moment……

Typo maafpin ya 😦

Bwt admin yang dah post ff ni makasih..

 

 

 

 

 

 

Advertisements

About choireri

I'm not a writter, but I LIKE writing. Siwon is my priority bias and I like YoonWon + SeoKyu too ^^ author at CRFF

Posted on February 28, 2014, in Chapter, Fan Fiction and tagged , , , . Bookmark the permalink. 32 Comments.

  1. Aku juga pernah baca nih ff di YWK, Next..next. Aku harap Yoong eonni gk ada prasaan sm Luhan. *kan hatinya cuma buat Wonppa* #Ciieee.
    Next part YW moment kudu banyaak y thor.. 🙂

  2. Yoona kayanya suka sama luhan, andwe!!!!! Yoona harus sama siwon.

  3. kyaa aq jd dilema…
    mlih yoonwon pa luyoon ya..???
    ff nya kren bgt..
    aq ska stiap krkter tokoh di ff ni..tpi ko aq lbih ska krktr luhan ya dbnding siwon..?
    cma klo buat ending lbih mlih yoonwon kli ya..
    ff nya bner daebak eon..
    smngt ya buat trus mnghsilkan krya2 yg luar biasa..q tunggu..
    eh ngmong2 lnjutannya kpan.. di tnggu ya…
    smngat..smngat..smngat..!!!
    oh ya aq reader bru dsni..gak sngja nmuin ff ni di mbah google..he
    slam knal..^^

  4. AUTHOR CEPETAN LANJUT DONG… 😀 HEHE.. Mian bru komen couse aku bru nemu/? ._. luhan itu knapa sih mimisan jangan jangan…
    jangan jangan…. ._.
    udah pairingnya LuYoon aja ya author 😀 soalnya aku fawns .. *digaplok siwon* lanjut ya author 🙂 FIGHTING! 😀

  5. Yaampun. Daebak akuu bingung disini mau ngecouplein yoona sama siapa soalnya aku shipper yoonwonited sama LuYoon aaa tp siapapun pasangan yoona aku bakal ttp setuju deh thorrr, cpt di next ya part selanjutnyaa^^hwaiting

  6. AAAAKKKKKKK matilah aku eonnii. kebanyakan typo. Bru liat. dan baru mapir. eonny please hapus dulu yg ini. nanti aku kirim yg baruuu. udh jadi ko. ouh ya eonny. aku minta tolong. sms aku ya ke 085716679908 . ada yg mau di omongin. please ?????????

  7. Wah….apa yoona akan mengkhianati siwon…jd pnasaran lanjutannya….

  8. Autor kapan dilanjutinnya niee 2s .. Ak penasaran ma chap 2.a

    Jahatt bgt autor buat kta readers pada mati penasaran .
    Ak penasaran ap yoona disini bener2 selingkuhin wonpa klow benar yoonaeoni jahat bgtt . Segitunya dch .. 😦 😦 .. Ayoolah di lanjutin …
    #SEMANGATTT

  9. ju2r udh bnyak ff dri YOONWON yg q bca, tp bru X ini seru, seru bgd mlah,

  10. Makin seru cerita nya.. Senang baca ff yoonwon..

Leave Your Words, Chingudeul ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: